Jenis-jenis Makanan Yang Baik Untuk Ibu Hamil

Kehamilan membuat semua ibu waspada dalam melakukan tindakan. Salah satunya dalam hal memilih makanan. Pastinya banyak ibu hamil yang bertanya-tanya apakah makanan pantangan yang harus dihindari dan makanan yang baik untuk ibu hamil karena memang tidak semua makanan bagus untuk tumbuh kembang janin. Makanan menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia termasuk janin. Janin yang tengah berkembang membutuhkan banyak nutrisi. Itu sebabnya saat hamil ibu diharuskan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gizi yang dibutuhkan oleh janin. Sedangkan beberapa makanan justru dilarang untuk dikonsumsi karena dapat merusak proses tumbuh kembang janin di dalam rahim.

Beda tri semester maka beda pula jenis makanan yang dikonsumsi. Makanan ibu hamil mudaakan jelas harus lebih bergizi dibandingkan saat hamil tua. Berikut ini adalah jenis-jenis makanan yang baik untuk ibu hamil muda :

  1. Makanan yang mengandung protein
  2. Buah-buahan
  3. Sayur
  4. Biji-bijian
  5. Susu
  6. Lemak sehat

Nutrisi yang paling penting adalah asam folat. Sumber nutrisi ini berasal dari sayur, biji-bijian, atau suplemen. Susu yang dimaksudkan adalah susu ibu hamil yang disesuaikan dengan umur kehamilan. Susu ibu hamil dapat dikonsumsi saat pagi dan sebelum tidur. Makanan diatas dianjurkan untuk dikonsums oleh ibu hamil muda.

Ibu yang masih hamil muda biasanya akan mengalami morning sickness sehingga susah makan. Meski demikian tidak masalah makan sedikit asalkan sering. Jumlah makanan tidak penting selama makanan bergizi tinggi. berbeda halnya saat kehamilan ibu sudah menginjak tri semester ketiga. Jumlah kalori harus ditambah. Jika pada tri semester perama dan kedua ibu hanya perlu mengkonsumsi 2000 kalori maka di tri semester ketiga harus ditambah menjadi 2200 kalori per hari. Sementara itu makanan yang baik untuk ibu hamil tua diantaranya papaya, ikan, kacang, serta sayur dan buah lainnya. Makanan yang sehat untuk ibu hamil selama bukan junkfood, makanan instan, makanan/minuman dengan gula berlebih, dan makanan yang mdah merangsang pencernaan seperti makanan terlalu asam, pedas, dsb.

Jenis Buah Yang Baik Untuk Ibu Hamil

Makanan untuk ibu hamil pelu diperhatikan gizinya. Pasalnya tidak hanya kesehatan ibu saja yang perlu dijaga tetapi juga janin yang dikandungnya. Apalagi pada awal kehamilan yang mana masih rentan keguguran. Makanan bergizi tinggi sangat dibutuhkan agar tumbuh kembang janin berjalan dengan baik. Organ-organ tubuh juga dapat terbentuk dengan sempurna dengan tercukupinya gizi yang dikonsumsi oleh ibu hamil. Beberapa jenis makanan bergizi yang dapat dikonsumsi ibu hamil salah satunya buah-buahan. Namun ada buah yang baik untuk ibu hamil, yakni buah yang menganung gizi penting yang dibutuhkan janin. Sementara itu ada juga buah yang dilarang untuk ibu hamil yang mana dapat meningkatkan resiko keguguran. Berikut ini akan dibahas jenis buah yang baik untuk ibu hamil dan bagaimana mengonsumsinya.

Buah yang baik bagi janin adalah buah yang tidak meragsang pencernaan seperti nanas atau durian. Buah yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil adalah buah yang kaya akan vitamin, kandungan mineral, dan asam folat yang tinggi. Buah yang baik untuk ibu hamil di urutan pertama adalah apel. Buah ini mengandung banyak vitamin A, B (B2, B3, B5, B6, B9), dan vitamin C. Sementara itu apel bisa melancarkan sistem pencernaan karena mengandung serat. Apel juga mampu mengurangi bengkak pada beberapa bagian tubuh karena adanya kandungan asam tannin dan malat. Buah apel bagus dikonsumsi setiap hari. Selain itu biasanya ibu hamil muda akan mudah mengalami mual dan muntah. Jika mengalami morning sickness dapat diobati dengan menggunakan buah pisang atau buah naga yang terkenal bagus meredakan mual.

Buah yang baik untuk ibu hamil selanjutnya adalah buah yang mengandung asam folat. Asam folat sangat dibutuhkan dalam pembentukan otak, tulang, serta gigi. Janin akan mengalami pembentukan otak yang sempurna dengan banyak mengkonsumsi makanan yang kaya akan asam folat. Dalam hal ini diantaranya yakni buah seperti anggur, alpukat, strawberry dan masih banyak lainnya. Makanan untuk ibu hamil bukan hanya perkara kuantitas, sebaliknya memperhatikan kualitas dari gizi makanan sangatlah penting.

Makanan Sehat Ibu Hamil dan Pantangannya

Ibu hamil bukan lagi wanita yang bisa makan makanan sembarangan. Pasalnya ibu tidak hanya memberikan nutrisi bagi dirinya saja tetapi juga bagi bayi yang ada di dalam kandungan. Apalagi jika kandungan masih memasuki tri semester pertama.pada 3 bulan pertama usia kehamilan, janin membutuhkan makanan yang bergizi tinggi. Pada masa ini janin membutuhkan banyak nutrisi untuk tumbuh dan berkembang. Oleh sebabnya menu sehat ibu hamil harus diperhatikan. Meskipun pada kenyataannya justru di masa kehamilan ini akan susah karena kebanyakan ibu mengalami morning sickness, namun makanan sehat ibu hamil tetap haus dipaksakan untuk dikonsumsi. Sementara jika usia kehamilan sudah masuk pada tri semester kedua dan ketiga maka ibu sudah tidak akan susah lagi untuk makan sehingga asupan gizi akan mudah dipenuhi.

Makanan yang baik untuk Janin diantaranya yakni makanan yang mengandung banyak protein seperti ikan, telur, dan makanan lainnya. Makanan lainnya yakni buah, sayur dan biji-bijian. Namun ada beberapa jenis buah yang tidak dapat dikonsumsi oleh ibu hamil, yakni buah yang dapat mempengaruhi pencernaan seperti durian dan nanas. Sementara pisang adalah buah yang sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil karena mengandung banyak asam folat yang bagus bagi janin. Selain itu pisang juga mengandung vitamin C dan nutrisi lainnya. Untuk tri semester pertama dimana ibu sering mual dan muntah, buah naga direkomendasikan untuk dikonsumsi agar mual teratasi. Makanan sehat ibu hamil diatas dapat anda klasifikasikan dan disusun menjadi menu makan yang seimbang. Tentunya jangan lupa juga untuk mengonsumsi susu pada pagi dan malam hari agar janin tumbuh sehat.

Selain makanan sehat ibu hamil juga punya pantangan soal makanan. Beberapa jenis makanan seperti junkfood, makanan instan, beberapa jenis buah dan makanan yang berefek kuat pada pencernaan dilarang dikonsumsi. Makanan yang mengandung gula berlebihan apalagi bukan gula asli juga tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi. Ibu sebaiknya makan makanan yang sehat untuk ibu hamil dan menghindari makanan pantangan meskipun jenis makanan ini disukai. Hal ini demi tumbuh kembang bayi yang sempurna.

Gejala Anemia Pada Ibu Hamil dan Cara Pengobatannya

Anemia merupakan jenis penyakit yang banyak diderita oleh wanita. Cara mengetahui apakah anda terkena anemia adalah dengan melihat telapak tangan, bagian dalam kantung mata, dan bagian dalam bibir yang terlihat pucat seperti tidak teraliri darah. Gejala anemia memang tidak mudah terlihat. Itulah sebabnya sulit untuk mendeteksinya bagi ibu hamil. Anemia pada ibu hamil lebih berbahaya dibandingkan wanita normal. Pasalnya pada ibu hamil anemia juga turut mempengaruhi janin. Terutama untuk gejala anemia yang serius. Meskipun bagi wanita pada umumnya sering diabaikan namun untuk ibu hamil harus diwaspadai. Anemia yang tidak segera ditangani akan berakibat buruk bagi ibu dan janin. Ibu dapat melihat-lihat makalah anemia pada ibu hamil untuk informasi lebih lengkap.

Gejala anemia ringan tidak mudah untuk diketahui. Apalagi pada ibu hamil, gejala anemia hanya terlihat seperti penyebab hamil yang mana mengalami pucat dan lemas. Namun untuk gejala anemia yang serius dapat dilihat tandanya dengan wajah yang pucat, lemas, detak jantung yang tidak teratur, dan mengalami sesak napas. Sementara anemia pada ibu hamil biasanya juga akan merasa gatal, rambu rontok, dan sariawan. Alangkah baiknya sebelum ibu hamil mengalami permasalahan semacam ini ibu rutin melakukan tes darah. Sehingga anemia tidak sampai parah sehingga membahayakan janin.

Anemia pada ibu hamil dikatakan dapat mempengaruhi janin diantaranya adalah resiko keguguran. Selain itu jika ibu terkena anemia parah juga dapat mengakibatkan janin lahir dengan berat di bawah rata-rata. Selain bagi janin, anemia juga berdampak pada ibu yang mana akan menyebabkan strss pasca melahirkan. Saat mengalami anemia maka sel darah akan berkurang sehingga pada bayi akan kekrangan suplai oksigen. Oleh karena perkembangan bayi akan terhambat. Untuk mengatasi anemia maka perlu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Ibu dapat memperolehnya dari makanan atau obat ferrous sulphate. Namun obat jenis ini memiliki efek samping yang beragam. Maka cara teraik untuk mengatasi anemia adalah dengan makanan seperti bayam, ayam, biji-bijian, sereal, dsb. Cara penganan lengkap dapat anda lihat di anemia pada ibu hamil pdf.